Langsung ke konten utama

Postingan

Pengendalian Jaringan Komputer

Pengendalian jaringan komputer dapat dilakukan dengan beberapa cara: Mengimplementasikan firewall pada jaringan agar terhindar dari serangan eksternal maupun internal (broadcast) Melakukan maintenance berkala pada perangkat jaringan (router, switch, modem). Menerapkan topology yang sesuai. Melakukan pembatasan bandwitdh. Melakukan blocking pada situs yang berbahaya.

Pengendalian Perangkat Lunak IT

Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan dalam pengendalian perangkat lunak IT. Melakukan update software secara berkala. Contohnya adalah melaukakn update pada sistem operasi (client dan server). Melakukan backup secara rutin, terutama untuk server. Hal ini dilakukan agar saat terjadi crash dapat terrecovery secara cepat. Menerapkan SOP untuk pengunaan perangkat lunak. Melakukan installasi antivirus untuk keamanan data pengguna. Melakukan installasi remote software. Hal ini dilakukan untuk memudahkan tim IT melakukan troubleshoot di user.

Pengendalian Perangkat Keras IT

Pengendalian perangkat keras dapat dilakukan dengan beberapa hal: Maintenance Rutin. Hal ini dilakukan untuk memonitoring kondisi dari hardware yang kita gunakan, dan untuk mencegah jika akan terjadi masalah. Menerapkan Management Inventory yang baik. Hal ini dilakukan agar kondisi barang yang berada di dalam inventory dapat terjaga dengan baik. Dan hal ini juga dilakukan agar kita dapat memonitoring barang tersebut dengan memberikan kode asset pada setiap barang

Pengendalian User TI

Dalam lingkup kerja (terutama kantor), pengendalian user dapat dilakukan dengan beberapa cara. Menetapkan sistem autentikasi di dalam sebuah sistem dan juga sistem privileges. Hal ini diperuntukkan agar setiap user mendapatkan hak akses ke dalam sistem dan juga hak akses tersebut dibatasi oleh privileges. Menetapkan SOP bagi user yang akan menggunakan fasilitas IT.  Melakukan audit setiap untuk SOP yang telah dikeluarkan.

Teknologi Audit Sistem Informasi

Teknologi auditing sistem informasi telah berkembang seiring perkembangan sistem computer. Beberapa teknologi terkait dengan biaya yang cukup signifikan untuk mengimplementasikannya, sementara teknologi-teknologi lainnya dapat diimplementasikan dengan biaya relative rendah.   Test Data Data pengujian adalah input yang disiapkan oleh auditor yang berisi baik input yang berisi data valid dan maupun tidak valid. Data pengujian dapat digunakan untuk memverifikasi validasi input transaksi rutin, pemrosesan logika, dan penghitungan rutin program-program komputer dan untuk memverifikasi penggabungan perubahan-perubahan program.   Dengan melakukan data pengujian, program masa ekonomis produksi reguler dapat digunakan, dan hal ini penting untuk memastikan bahwa data pengujian tidak memengaruhi file-file yang disimpan oleh sistem.   Data pengujian dapat dilakukan dengan membuat bentuk input untuk uji transaksi fiktif atau dengan cara lainnya, dengan mengkaji ulang data ...

Tujuan Audit Sistem Informasi

Tujuan audit sistem informasi adalah untuk meninjau dan mengevaluasi pengendalian internal yang melindungi sistem tersebut. Ketika melaksanakan audit sistem informasi, para auditor harus memastikan tujuan-tujuan berikut ini dipenuhi:   Perlengkapan keamanan melindungi perlengkapan komputer, program, komunikasi, dan data dari akses yang tidak sah, modifikasi, atau penghancuran.   Pengembangan dan perolehan program dilaksanakan sesuai dengan otorisasi khusus dan umum dari pihak manajemen.   Modifikasi program dilaksanakan dengan otorisasi dan persetujuan pihak manajemen.   Pemrosesan transaksi, file, laporan, dan catatan komputer lainnya telah akurat dan lengkap.   Data sumber yang tidak akurat. atau yang tidak memiliki otorisasi yang tepat diidentifikasi dan ditangani sesuai dengan kebijakan manajerial yang telah ditetapkan.  File data komputer telah akurat, lengkap, dan dijaga kerahasiaannya.

Audit Sistem Informasi

Audit merupakan sebuah kegiatan yang melakukan pemeriksaan untuk menilai dan mengevaluasi sebuah aktivitas atau objek seperti implementasi pengendalian internal pada sistem informasi akuntansi yang pekerjaannya ditentukan oleh manajemen atau proses fungsi akuntansi yang membutuhkan kemajuan. Proses auditing telah menjadi sangat rapi di Amerika Serikat, khususnya pada bidang profesional accounting association. Akan tetapi, baik profesi audit internal maupun eksternal harus secara terus menerus bekerja keras untuk meningkatkan dan memperluas teknik, karena profesi tersebut akan menjadi tidak mampu untuk mengatasi perkembangan dalam teknologi informasi dan adanya tuntutan yang semakin meningkat oleh para pemakai informasi.   Meskipun berbagai macam tipe audit dilaksanakan, sebagian besar audit menekankan pada sistem infromasi akuntansi dalam suatu organisasi dan pencatatan keuangan dan pelaksanaan operasi organisasi yang efektif dan efisien.   Secara garis besar perlunya pel...